Barkah Adji Kasyono

Pelatih.

barkah adji kasyono picture

Biografi

Adji Kasyono mulai berkecimpung di dunia paduan suara sejak menjadi anggota PSM UI Paragita di awal kuliah di FS/FIB UI, dibimbing oleh alm. Bpk Lilik Sugiarto yang saat itu sebagai pelatih Paragita. Berlanjut dibimbing oleh Aning Katamsi Asmoro di tahun tahun berikutnya, lalu sempat vakum dari Paragita selama kurang lebih lima tahun dan pada tahun 2007 kembali ke Paragita sebagai anggota tim pelatih yang diprakarsai Aning Katamsi saat itu hingga sekarang. Sejak bergabung di Paragita beragam pencapaian sudah didapat, baik sebagai penyanyi maupun conductor. Pada 2008 mengaba di Festival Paduan Suara ITB kategori female choir, meraih juara ketiga, 2010 di ajang tingkat internasional festival yang sama kategori male choir meraih juara pertama. Lalu 2012 berangkat ke kompetisi seri European Grand Prix for choral singing, salah satu kompetisi tersulit selama ini, di kota Debrecen, Hungaria, sebagai asisten pelatih, berlanjut 2014 juga ke serial European Grand Prix di Arezzo, Italia, sebagai salah satu pengaba dan mendapat juara kedua di kategori mixed choir. Pada Tahun 2015 kembali bersama Aning Katamsi membimbing Paragita untuk bekerja sama dengan Rundfunkchor Berlin, salah satu paduan suara sangat ternama di Jerman dalam konser mereka di Jakarta, dilanjutkan bekerja sama dengan Radcliffe female choir Harvard University, Amerika Serikat. Di ujung tahun ini kembali, Adji bersama Aning Katamsi mengusung tema puisi dalam konser tahunan PSM UI Paragita bertajuk "Hasrat: A Poetic Rhapsody".

Indra Azis - Dosen musik, Founder VokalPlus, Pelatih vokal, Musisi

"PSM UI Paragita adalah paduan suara yang memiliki semangat serta disiplin yang tinggi. Sangat mudah rasanya bekerja sama dengan Paragita, mereka siap dengan segala bentuk aransemen musik serta situasi penampilan apapun. Sukses untuk PSM UI Paragita."

Rama Widi, Harpist

"Sebelum bekerjasama pada tahun 2010 untuk mendukung saya dalam konser 'Rama Widi and Twilite Orchestra' di Aula Simfonia Jakarta, jujur saya sudah 'mengincar' sejak bertemu dengan anak-anak Paragita di Vienna. Saya melihat sebuah keseimbangan sempurna dalam paduan suara mahasiswa ini oleh karena semua anggota yang tergabung mempunyai dedikasi yang tinggi dalam bermusik yang membuahkan banyak prestasi yang dapat disandingkan dengan paduan suara profesional TANPA melupakan kuliah. Semoga Paragita semakin suksesdan dapat menjadi contoh bagi paduan suara mahasiswa lainnya."

Nicholas Fink - Choir Director Schleswig-Holstein Musik Festival

"I was impressed with the vocal and musical abilities of the choir as they mastered the extremely demanding German repertoire, including works by Arnold Schonberg and Johannes Brahms. I am confident they would be a worthy representative of Indonesian choral culture."